Selasa, 01 September 2015

DIA, DIA DAN HANYA DIA

DIA, DIA DAN HANYA DIA

Tuhan...
Jika memang bukanlah dia yang seharusnya aku cinta,
tapi mengapa mesti dia yang selalu ada dalam dada ?

Bila memang bukanlah dia yang semestinya aku rindu,
tapi kenapa harus dia yang selalu hadir di dalam kalbu ?

Kalau memang benar-benar bukan dia yang seharusnya aku suka,
tapi mengapa dia yang tetap ada dalam relung jiwa ?

Jika memang bukanlah dia yang semestinya aku sayang,
tapi entah kenapa dia,, dia  dan hanya dia yang tetap singgah dalam setiap
khayalan disaat ku tenggelam dalam lamunan ?

Tuhan ..
Jika memang bukanlah dia yang seharusnya aku ingat dalam fikiran,
namun entah kenapa dia semakin sulit untuk dilupakan ?

Bila memang bukanlah dia yang semestinya aku puja,
tapi mengapa diriku selalu saja membanggakan dirinya ?

Kalau memang dia tercipta bukanlah untukku,
namun entah kenapa di dalam benakku selalu terbersit sepercik harapan rasa inginku tuk memilikinya ?

Tuhan ..
Mengapa ini semua harus terjadi ?
Dalam kesendirianku, dia yang selalu hadir ke dalam lautan angan.
Dalam lamunanku, dia terkadang datang menyapa jiwa yang hampa.
Dalam diamku, hanya dia yang selalu aku kenang dan aku rindukan.
Dalam khayalan hanya dia yang selalu hadir terbayang.

Tuhan,,, Malam ini....
bintang bersinar cinta,
bulan tersenyum sayang,
angin mendesir rindu
Mereka mengerti kedalaman hatiku ..

Bahwa Aku mencintai dia..
Bukan kemarin atau saat ini..
tapi,, kemarin, kini dan nanti adalah saat saat aku kan terus mencintainya ...
Sungguh Aku Sangat mencintainya karenaMU ya _ALLAH_…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar